Tips Menghindari Cedera Ketika Bermain Bola

Tambnas     March 06, 2021    



Pertandingan sepak bola bukan hanya professional saja akan tetapi juga terdapat antar kampung atau yang menjadi solusi para pesepak bola ditengah kondisi kompetisi yang sedang vakum.

Pesepak bola mengikuti tarkam memiliki alasan karena ingin menjaga kebugaran tubuh, menjaga sentuhan bola dan juga menambah penghasilan saat tidak ada kompetisi.

Pemain sepak bola professional sangat dilarang oleh beberapa klub untuk bermain tarkam karena rawan membuat pemain cedera parah dan tidak ada regulasi yang melindungi pemain.

Fisioterapis Persita, Denny Shulton memiliki pandangan tersendiri soal sepak bola tarkam karena menurutnya sepak bola kampung tidak berbahaya selama pemain bisa jaga diri seeprti menghindarkan dirinya dari kemungkinan yang tidak diinginkan.

Sang fisioterapis menilai cedera yang menyerang pemain saat tarkam tidak hanya berasal dari permainan kasar lawan, namun juga karena kurangnya pemanasan.

Untuk itu Denny memberikan tips bagi pemain yang ingin tarkam agar melakukan pemanasan dulu selama 10 sampai 15 menit sebelum bertanding.

Pemanasan seperti cara di atas bisa membantu pemain terhindar dari risiko cedera saat bertanding tarkam.

"Karena banyak cedera yang berdampak jika tidak pemanasan, maka minimal (pemanasan) 10 hingga 15 menit," ujar Denny.

Sejumlah klub sendiri sejatinya lebih menganjurkan para pemain untuk latihan mandiri saja sebagai ganti dari pertandingan sepak bola.

Sebab pihak klub juga tidak mau kehilangan pemainnya akibat cedera yang dihasilkan dari bermain tarkam.

Berlatih di lapangan terbuka memang satu-satunya solusi agar pemain tetap bugar namun tidak kehilangan sentuhan bolanya.

Namun kondisi pandemi dan jadwal kompetisi yang belum pasti membuat sejumlah klub enggan melakukan latihan..

0 komentar :

About us

Common

FAQ's

FAQ's

© 2011-2014 ZONAINFOBOLA. Designed by Bloggertheme9. Powered by Blogger.